Rabu, 12 Januari 2011

Mengulang kesalahan yang sama


Mengulang kesalahan yang sama

          Siapapun pasti ingin menjadi seseorang yang lebih baik dari sebelumnya, dengan perbaikan setiap harinya, dan tidak melakukan kesalahan yang sama. Kesalahan ataupun kegagalan adalah suatu pembelajaran berharga bagi setiap manusia untuk tidak melakukan itu kembali. Ibarat kaca spion yang sesekali harus dilihat untuk menjaga kita dari kecelakaan, tapi jangan pula terus-terusan dilihat, karena jalan itu terus maju kedepan tidak ke belakang, Yang lalu biarlah berlalu biarkan jadi pemicu kalbu (begitu kata lagunya edcoustic jalan masih panjang). Begitupun dengan kesalahan di  masa lalu sesekali harus dilihat untuk kita bisa maju kedepan dengan aman tanpa gangguan dari samping ataupun belakang.  Tapi tidak jarang orang yang sudah tau itu salah/kurang baik tapi masih saja tetap dilakukan lagi, dalam hal apapun. Mungkin ibarat menyesalnya menyesal sambel kali ya, (pake istilah taubat sambel)..”nyambung gak ya”, bisa lah dipake untuk istilah menyesal sambel juga,,tapi ternyata sulit untuk selalu istiqomah dalam kebaikan itu, akan selalu ada onak dan duri yang menghalangi, dan sebenarnya itupun sudah ada dalam alquran yang kurang lebih artinya “ apakah kalian mengira aku tidak akan mengujimu, setelah kamu menyatakan beriman ..??”, yah ternyata Allah akan menguji kita apakah kita benar-benar beriman kepadanya tau tidak, karena Allah ingin menyeleksi siapa sajakah orang yang memang bena-benar pantas untuk masuk ke surganya, dan Allah melakukan itu karena Allah ingin kita menjadi orang yang kuat,, seperti dalam sebuah do’a yang ali panjatkan : “ Aku meminta kesabaran, dan Allah memberikanku ujian untuk mampu aku bersabar, Allah tidak memberikan apa yang aku minta tapi Allah member apa yang aku butuhkan”.   Benar memang Allah maha mengetahui segala sesuatu.
Tapi “Melakukan Keslahan yang sama “ Inilah yang sedang saya sesalkan saat ini, selalu tergesa-gesa dalam bertindak.. kenapa melakukan kembali kesalahan yang sama?mungkin itulah satu-saunya pertanyaan yang dari tadi berputar dalam pikiran saya,,..sedih rasanya ketika kita tidak menjadikan kesalahan yang sudah pernah di perbuat, lalu kita kembali melakukannya. Jadi ingat kata seorang ustadz “ Allah akan menguji titik lemahmu, dan ketika kamu belum lulus dengan ujian itu, maka allah akan mengujimu kembali dengan hal yang sma” ..yang inilah titik terlemahku , masya Allah saya masih belum lulus dengan ujian ini, bahkan sudah banyak remedial ujian ini kau berikan, tapi tak pernah aku bisa menjawabnya dengan benar, jawabannya salah lagi, andai aku diberi langsung kunci jawaban semuanya pasti saya tiadak akan melakukan kesalahan yang sama kembali. Tapi kau ingin aku mencari jawaban itu dengan belajar kepada yang lebih tau dan membaca buku-buku sebagai penambah referensi untuk menjawab smua soal yang kau berian rabb..“ ya rabb kau maha tahu bahwa hambamu ini hanya makhlukmu yang lemah, tanpa pertolonganmu hamba tidak bisa berbuat apa-apa, tolong bombing hamba ya rabb untuk mampu menjawab setiap ujian yang kau berikan dengan benar. Supya kau tidak lagi mengujiku dengan hal yang sama. Sampai saat ini hambamu ini masih belum bisa memanage waktu dengan baik. Masih banyak waktu yang tidak digunakan untuk hal yang bermanfaat. Masih tergesa-gesa dalam bertindak, mungkin Karena keimananku  masih lemah.aku ingin mejadi orang yang memiliki keimanan seperti abu bakar a.s yang kata rasulullah “ jika iman abu bakar diitimbang dengan seluruh uman umat islam yang ada di bumi, maka tidak akan mampu menandingi keimanan abu bakar”,, ya rabb betapa indah orang yang mampu memiliki keimanan sperti beliau, hamba mungkin hanya orang yang memilki keimanan satu ons.. atau bahakan kurang,, ampuni setiap kelalaian hamba ya Allah, selalu sombong hamba untuk menjadi orang yang tidak melakukan kesalahan yang sama, dan selalu istiqomah berada dalam kebaikan “ begitupun kita semua semoga menjadi orang yang tidak suka melakukan kesalahan yang sama..amin moga bermanfaat..

Meera Al-asykar

Bandung, 12 Januari 2011 pukul 23.50



Tidak ada komentar:

Posting Komentar