Entah ini sebuah pernyataan atau pertanyaan, yang jelas dibalik judul tulisanku ini tersimpan makna yang mungkin orang akan merek-reka apa maksudnya..yah mungkin kalimat itulah yang akan muncul dalam benak seseorang ketika seseorang menghadapi masalah yang berbagai cara sudah dilakukan oleh orang tersebut untuk menyelesaikan masalahnya..tapi tidak kunjung jua selesai!! Begitupun yang saya alami saat ini saat sudah 10 bulan saya tinggal di kosan ini di bulan januari ini tepat 10 bulan saya tinggal disini di jalan gerlong girang no 45 tepat di belakang pintu sebuah warnet dan sebuah toko kerudung, tempat dimana aku berlindung saat dinginnya malam, dan tempat aku berlindung saat hujan turun, juga tempatku beristirahat di saat lelah menyapa.., sedikit kilas balik pertama kali saya pindah ke kosan ini, dulu dikarenakan ada masalah dengan teman-teman kosan terdahulu yang sudah hampir 2 tahun hidup bersama,,,(alaah..kaya apa aja ya)>>Tapi ternyata selalu muncul masalah yang sama selama 2 tahun berturut-turut itu entah karena belum terlalu begitu mengerti orang itu, entah saya sendiri tidak memahami diri saya entahlah, apa yang terjadi..yang jelas setelah saya istikhoroh pun tidak ada tanda-tanda yang bisa membuat ku bertahan di kosan terdahulu,, so dengan berat hati di bulan april tahun 2009 ,bulan dimana seharusnya ada 5 bulan lagi jatah tinggal saya disana yang sudah di bayar, apa boleh buat, sepertinya itu satu-satunya jalan yang harus lakukan yaitu sesegera mungkin pindah, dikarenakan kosan yang kudapat lebih murah dari sebelumnya dan itu membuat saya lebih bersemangat untuk pindah..ketika saya mengetahui kosan baru ini saya tidak melihat kondisi saat malam harinya..hanya saat pagi dan siang harinya saja..singkat cerita saya pindah ke kosan baru ini..malam pertama tidur di kosan baru ini terdengar suara musik yang lumayan kencang dari belakang pintu warnet itu semalam suntuk sampai adzan shubuh memanggilpun suara itu masih terdengar, ,, dan itu membuat saya tidak bisa tidur semalaman,,
positive thinking mungkin itu terjadi karena malam minggu mungkin saja,,tapi ternyata tidak, kudapati suara itu setiap malam, sampai akhirnya kuberanikan diri untuk mendatangi sang empunya warnet yang menyediakan game online 24 jam itu untuk meminta tolong supaya tidak berisik di saat malam di waktu orang berisirahat, apalagi sedang ujian..tapi setelah saya bilangpun dengan baik-baik tetap tidak merubah keadaan, lalu saya coba dengan mengetuk pintu yang berada di balik pintu kamarkupun tak ubah saya lakukan setiap malam..alhasil nihil..sampai sepuluh bulan saya tinggal disini tidak mengubah keadaan..dan selama kurun waktu yang sama pula saya tidak bisa tidur dengan bisingnya suara itu..akhirnya munculah kalimat itu, APa lagi yang harus kulakukan??apa mesti saya putusin semua kabel yang menghubungkan ke sound itu,,tapi itu hanya lintasan pikiran jahat yang tidak boleh kulakukan?....tuhan tolong aku..sampai tepat di hari ini dimana hari ini merupakan hari dimana saya sedang sangat mengalami rasa yang sudah begitu membuncah bagai bulatan bola salju yang menggelindding sampai membesar bulatannya yang berisi es yang di lewati setiap harinya..begitupun hati saya itulah gambaran yang kurasakan pada tetangga depan pintu kamarku bernama warnet…yang tanpa disangka saat pekanan pengajian kali ini tiba-tiba saja guru ngaji saya memberikan materi tentang “menghormati tetangga”..kok bisa??apa guru ngaji saya bisa baca pikiran saya atau gimana?padahal saya belum cerita kepada siapapun tentang perasaan saya hari ni..yah kudengarkan saja mbakku ini memberi materi sapaanku untuk guru spiritualku ini, mungkin sering kudapati materi tentang bagaimana seharusnya kita memuliakan tetangga, tapi entah kenapa materi ini seperti materi yang saat tepat aku butuhkan .sebuah materi yang sebenarnya ringan tapi mendalam.benar ternyata “ALLAH tidak memberi apa yang kamu minta tapi ALLAH memberi apa yang kamu butuhkan” yang intinya bahwa yang harus kita lakukan kepada tetangga kita diantaranya : mengucapkan salam ketika bertemu, memberikan buah tangan ketika berpergian (kalo idak ada min kabar gembira), menjenguk ketika sakit, menolong dalam kesulitan dan lain-lain dan perintahberbuat baik pada tetangga ini ada dalam alquran qs annisa ayat 36.. sebenarnya materi ini simple tapi kadang terlupakan..mungkin masalah yang terjadi padaku ini disebabkan aku belum begitu memuliakan tetangga, tapi tetangga warnet itu bicaranya kasar dan laki-laki semua membuat aku taku mengahmpirinya.. setelah materi selesai di paparkan ternyata guruku langsung menoleh ke arahku,, dan bicara”ada yang mau di didkusikan dek??apalagi anti yang punya masalah dengan tetanggamu itu?? Dan saya jwab” kok mbak tau? Guru: kan anti pernah cerita??,, baru kuingat ternyata aku pernah menceritakan ini pada murobbiku (sebutan untuk guru ngaji saya),..dan ya kuceritakan lah pada teman-teman sat\u lingkaran ilmu itu untuk ku meminta saran atau solusi yang bisa membantu permasalahanku tadi..dan akhirnya ku tampung semua saran yang diberikan oleh semua temanku dan murobbiku itu …hasilnya kita lihat nanti..yang jelas saya tidak boleh menyerah..dont give up…untuk mencoba berbagai cara sampai mungkin cara terakhir berpindah kosan lagi..
jalan gerlong girang no 45 di balik sebuah pc
7 januari 2011 jam 23.12
Tidak ada komentar:
Posting Komentar