Jangan katakan itu lagi..!
Apa yang akan kamu katakan ketika bertemu dengan teman yang sudah lama tidak bertemu denganmu???
Apakah ..
a. Kemana aja? Lagi sibuk apa?
b. Udaha lama ya ga ketemu?
c. Sombong ih meuni jarang keliatan (biasanya orang sunda ,,tapi gek semuanya sih)../somse ih ..(somse itu sombong sekali, tapi dibaca dengan logat sunda jadi somseu..”)
Yah ketika anda menjawab yang a atau b, itu masih mending, tapi masih banyak atau kebanyakan yang saya temui orang sudah lama tidak bertemu atau jarang bertemu biasanya berkata “ sombong ih atau somse”, tapi intinya mengatkan sombong pada orang yang jarang keliatan itu.. apakau engkau tahu bahawa “ ucapan itu adalah doa”??berarti ketika mengatakan sombong berarti sesungguhnya kita sedang mendoakan kepadanya menjadi orang yang sombong,, dan itu tidak terasa oleh kita karena meresa sudah menjadi kebiasaan, ya mungkin it seperti hal yang kecil dan sepele tapi ternyata itu tidak baik,,sayapun baru tersadar kemarin ketika saya sms saudari saya dan saya bilang “ teteh kemana aja ih,, meuni sombong jarang keliatan”..dan balesan sms temanku kurag lebih seperti ini “ Hati-hati ah bilang sombong sama orang”,, sontak saya merasa ditegur dengan satu buah kalimat itu” ..ya terima kasih tetahku sholehah mungkin kelo teteh tidak balas seperti itu saya masih berkata seperi itu kepada teman yang jarang bertemu dengan saya..terima kasih selalu mengingatkanku..
Yuk kita tengok sejenak apa itu sombong “Sombong adalah sifat melihat diri lebih besar lebih baik, lebih pintar, lebih, lebih, dan lebih. Bahkan Allah menyebutkan dalam Dalam Al-Qur’an surat Luqman ayat 18 dan 19, ALLAH SWT berfirman, Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.
Manusia sesungguhnya adalah makhluk yang dhaif (lemah) karena itu tidak berhak untuk menyombongkan diri dengan apapun yang dimilikinya. Sesungguhnya semua yang dimiliki oleh manusia hanyalah titipan, hakikatnya semua adalah milik ALLAH. Dan semua itu akan kembali kepada-NYA.
Sungguh jelas ancaman ALLAH atas sifat dan sikap sombong ini seperti yang sudah dituliskan pada ayat-ayat Al-Qur’an Jika sudah sedemikian jelas ancaman untuk kesombongan, apakah kita masih berani untuk sombong??
Mari kita tanggalkan pakaian kesombongan, takutlah akan ancaman ALLAH SWT. Mari kita beristighfar, memohon ampun atas kesombongan-kesombongan yang mungkin pernah kita lakukan, baik secara terang-terangan maupun secara tersembunyi. Mari kita pakai pakaian rendah hati untuk menggantikan pakaian kesombongan yang pernah atau masih kita kenakan. Semoga ALLAH SWT mengampuni dosa-dosa yang telah kita lakukan.. amin yaa Rabb.. (wah jadi kebanyakan bahas sombongnya,,gak apa-apa deh suapay jadi ilmu juga buta kita)…kembali ke judul.. ya stelah kita mengetahui apa itu sombong dan dampak dari sombong, semoga kita bisa menjaga lidah kita untuk kita tidak berkata esperti itu lagi..jangan katakan lagi “ sombong” kepada orang yang jarang bertemu dengan kita,,(bagi yang suka mengatakan ini,, ) kalo tidak Alhamdulillah ..katakanlah perkataan yang baik, kalo tidak bisa lebih baik diam. Dan inipun menjadi evaluasi juga buta saya pribadi..moga bermanfaat
Meera_Alasykar
Bandung , 12 januari 2011 pukul 00.25

Tidak ada komentar:
Posting Komentar