Rabu, 12 Januari 2011

Jangan katakan itu lagi..!


Jangan katakan itu lagi..!

Apa yang akan kamu katakan ketika bertemu dengan teman yang sudah lama tidak bertemu denganmu???
Apakah ..
a.    Kemana aja? Lagi sibuk apa?
b.    Udaha lama ya ga ketemu?
c.    Sombong ih meuni jarang keliatan (biasanya orang sunda ,,tapi gek semuanya sih)../somse ih ..(somse itu sombong sekali, tapi dibaca dengan logat sunda jadi somseu..”)

Yah ketika anda menjawab yang a atau b, itu masih mending, tapi masih banyak atau kebanyakan yang saya temui  orang sudah lama tidak bertemu atau jarang bertemu biasanya berkata “ sombong ih atau somse”, tapi intinya mengatkan sombong pada orang yang jarang keliatan itu.. apakau engkau tahu bahawa “ ucapan itu adalah doa”??berarti ketika mengatakan sombong berarti sesungguhnya kita sedang mendoakan kepadanya menjadi orang yang sombong,, dan itu tidak terasa oleh kita karena meresa sudah menjadi kebiasaan, ya mungkin it seperti hal yang kecil dan sepele tapi ternyata itu tidak baik,,sayapun baru tersadar kemarin ketika saya sms saudari saya dan saya bilang “ teteh kemana aja ih,, meuni sombong jarang keliatan”..dan balesan sms temanku kurag lebih seperti ini “ Hati-hati ah bilang sombong sama orang”,, sontak saya merasa ditegur dengan satu buah kalimat itu”  ..ya terima kasih tetahku sholehah mungkin kelo teteh tidak balas seperti itu saya masih berkata seperi itu kepada teman yang jarang bertemu dengan saya..terima kasih selalu mengingatkanku..
Yuk kita tengok sejenak apa itu sombong “Sombong adalah sifat melihat diri lebih besar lebih baik, lebih pintar, lebih, lebih, dan lebih. Bahkan Allah menyebutkan dalam Dalam Al-Qur’an surat Luqman ayat 18 dan 19, ALLAH SWT berfirman, Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.
Manusia sesungguhnya adalah makhluk yang dhaif (lemah) karena itu tidak berhak untuk menyombongkan diri dengan apapun yang dimilikinya. Sesungguhnya semua yang dimiliki oleh manusia hanyalah titipan, hakikatnya semua adalah milik ALLAH. Dan semua itu akan kembali kepada-NYA.
Sungguh jelas ancaman ALLAH atas sifat dan sikap sombong ini seperti yang sudah dituliskan pada ayat-ayat Al-Qur’an Jika sudah sedemikian jelas ancaman untuk kesombongan, apakah kita masih berani untuk sombong??
Mari kita tanggalkan pakaian kesombongan, takutlah akan ancaman ALLAH SWT. Mari kita beristighfar, memohon ampun atas kesombongan-kesombongan yang mungkin pernah kita lakukan, baik secara terang-terangan maupun secara tersembunyi. Mari kita pakai pakaian rendah hati untuk menggantikan pakaian kesombongan yang pernah atau masih kita kenakan. Semoga ALLAH SWT mengampuni dosa-dosa yang telah kita lakukan.. amin yaa Rabb.. (wah jadi kebanyakan bahas sombongnya,,gak apa-apa deh suapay jadi ilmu juga buta kita)…kembali ke judul.. ya stelah kita mengetahui apa itu sombong dan dampak dari sombong, semoga kita bisa menjaga lidah kita untuk kita tidak berkata esperti itu lagi..jangan katakan lagi “ sombong” kepada orang yang jarang bertemu dengan kita,,(bagi yang suka mengatakan ini,, ) kalo tidak Alhamdulillah ..katakanlah perkataan yang baik, kalo tidak bisa lebih baik diam. Dan inipun menjadi evaluasi juga buta saya pribadi..moga bermanfaat

Meera_Alasykar

Bandung , 12 januari 2011 pukul 00.25

Mengulang kesalahan yang sama


Mengulang kesalahan yang sama

          Siapapun pasti ingin menjadi seseorang yang lebih baik dari sebelumnya, dengan perbaikan setiap harinya, dan tidak melakukan kesalahan yang sama. Kesalahan ataupun kegagalan adalah suatu pembelajaran berharga bagi setiap manusia untuk tidak melakukan itu kembali. Ibarat kaca spion yang sesekali harus dilihat untuk menjaga kita dari kecelakaan, tapi jangan pula terus-terusan dilihat, karena jalan itu terus maju kedepan tidak ke belakang, Yang lalu biarlah berlalu biarkan jadi pemicu kalbu (begitu kata lagunya edcoustic jalan masih panjang). Begitupun dengan kesalahan di  masa lalu sesekali harus dilihat untuk kita bisa maju kedepan dengan aman tanpa gangguan dari samping ataupun belakang.  Tapi tidak jarang orang yang sudah tau itu salah/kurang baik tapi masih saja tetap dilakukan lagi, dalam hal apapun. Mungkin ibarat menyesalnya menyesal sambel kali ya, (pake istilah taubat sambel)..”nyambung gak ya”, bisa lah dipake untuk istilah menyesal sambel juga,,tapi ternyata sulit untuk selalu istiqomah dalam kebaikan itu, akan selalu ada onak dan duri yang menghalangi, dan sebenarnya itupun sudah ada dalam alquran yang kurang lebih artinya “ apakah kalian mengira aku tidak akan mengujimu, setelah kamu menyatakan beriman ..??”, yah ternyata Allah akan menguji kita apakah kita benar-benar beriman kepadanya tau tidak, karena Allah ingin menyeleksi siapa sajakah orang yang memang bena-benar pantas untuk masuk ke surganya, dan Allah melakukan itu karena Allah ingin kita menjadi orang yang kuat,, seperti dalam sebuah do’a yang ali panjatkan : “ Aku meminta kesabaran, dan Allah memberikanku ujian untuk mampu aku bersabar, Allah tidak memberikan apa yang aku minta tapi Allah member apa yang aku butuhkan”.   Benar memang Allah maha mengetahui segala sesuatu.
Tapi “Melakukan Keslahan yang sama “ Inilah yang sedang saya sesalkan saat ini, selalu tergesa-gesa dalam bertindak.. kenapa melakukan kembali kesalahan yang sama?mungkin itulah satu-saunya pertanyaan yang dari tadi berputar dalam pikiran saya,,..sedih rasanya ketika kita tidak menjadikan kesalahan yang sudah pernah di perbuat, lalu kita kembali melakukannya. Jadi ingat kata seorang ustadz “ Allah akan menguji titik lemahmu, dan ketika kamu belum lulus dengan ujian itu, maka allah akan mengujimu kembali dengan hal yang sma” ..yang inilah titik terlemahku , masya Allah saya masih belum lulus dengan ujian ini, bahkan sudah banyak remedial ujian ini kau berikan, tapi tak pernah aku bisa menjawabnya dengan benar, jawabannya salah lagi, andai aku diberi langsung kunci jawaban semuanya pasti saya tiadak akan melakukan kesalahan yang sama kembali. Tapi kau ingin aku mencari jawaban itu dengan belajar kepada yang lebih tau dan membaca buku-buku sebagai penambah referensi untuk menjawab smua soal yang kau berian rabb..“ ya rabb kau maha tahu bahwa hambamu ini hanya makhlukmu yang lemah, tanpa pertolonganmu hamba tidak bisa berbuat apa-apa, tolong bombing hamba ya rabb untuk mampu menjawab setiap ujian yang kau berikan dengan benar. Supya kau tidak lagi mengujiku dengan hal yang sama. Sampai saat ini hambamu ini masih belum bisa memanage waktu dengan baik. Masih banyak waktu yang tidak digunakan untuk hal yang bermanfaat. Masih tergesa-gesa dalam bertindak, mungkin Karena keimananku  masih lemah.aku ingin mejadi orang yang memiliki keimanan seperti abu bakar a.s yang kata rasulullah “ jika iman abu bakar diitimbang dengan seluruh uman umat islam yang ada di bumi, maka tidak akan mampu menandingi keimanan abu bakar”,, ya rabb betapa indah orang yang mampu memiliki keimanan sperti beliau, hamba mungkin hanya orang yang memilki keimanan satu ons.. atau bahakan kurang,, ampuni setiap kelalaian hamba ya Allah, selalu sombong hamba untuk menjadi orang yang tidak melakukan kesalahan yang sama, dan selalu istiqomah berada dalam kebaikan “ begitupun kita semua semoga menjadi orang yang tidak suka melakukan kesalahan yang sama..amin moga bermanfaat..

Meera Al-asykar

Bandung, 12 Januari 2011 pukul 23.50



Jumat, 07 Januari 2011

Apa Lagi yang Harus kulakukan?


Entah ini sebuah pernyataan atau pertanyaan, yang jelas dibalik judul tulisanku ini tersimpan makna yang mungkin orang akan merek-reka apa maksudnya..yah mungkin kalimat  itulah yang akan muncul dalam benak seseorang ketika seseorang menghadapi masalah yang berbagai cara sudah dilakukan oleh orang tersebut untuk menyelesaikan masalahnya..tapi tidak kunjung jua selesai!! Begitupun yang saya alami saat ini saat sudah 10 bulan saya tinggal di kosan ini di bulan januari ini tepat 10 bulan saya tinggal disini di jalan gerlong girang no 45 tepat di belakang pintu sebuah warnet dan sebuah toko kerudung, tempat dimana aku berlindung saat dinginnya malam, dan tempat aku berlindung saat hujan turun, juga tempatku beristirahat di saat lelah menyapa.., sedikit kilas balik pertama kali saya pindah ke kosan ini, dulu dikarenakan ada masalah dengan teman-teman kosan terdahulu yang sudah hampir 2 tahun hidup bersama,,,(alaah..kaya apa aja ya)>>Tapi ternyata selalu muncul masalah yang sama selama 2 tahun berturut-turut itu entah karena belum terlalu begitu mengerti orang itu, entah saya sendiri tidak memahami diri saya entahlah, apa yang terjadi..yang jelas setelah saya istikhoroh pun tidak ada tanda-tanda yang bisa membuat ku bertahan di kosan terdahulu,, so dengan berat hati di bulan april tahun 2009 ,bulan dimana seharusnya ada 5 bulan lagi jatah tinggal saya disana yang sudah di bayar, apa boleh buat, sepertinya itu satu-satunya jalan yang harus lakukan yaitu sesegera mungkin pindah, dikarenakan kosan yang kudapat lebih murah dari sebelumnya dan itu membuat saya lebih bersemangat untuk pindah..ketika saya mengetahui kosan baru ini saya tidak melihat kondisi saat malam harinya..hanya saat pagi dan siang harinya saja..singkat cerita saya pindah ke kosan baru ini..malam pertama tidur di kosan baru ini terdengar suara musik yang lumayan kencang dari belakang pintu warnet itu semalam suntuk sampai adzan shubuh memanggilpun suara itu masih terdengar, ,, dan itu membuat saya tidak bisa tidur semalaman,,   
positive thinking mungkin itu terjadi karena malam minggu mungkin saja,,tapi ternyata tidak, kudapati suara itu setiap malam, sampai akhirnya kuberanikan diri untuk mendatangi sang empunya warnet yang menyediakan game online 24 jam itu untuk meminta tolong supaya  tidak berisik di saat malam di waktu orang berisirahat, apalagi sedang ujian..tapi setelah saya bilangpun dengan baik-baik tetap tidak merubah keadaan, lalu saya coba dengan mengetuk pintu yang berada di balik pintu kamarkupun tak ubah saya lakukan setiap malam..alhasil nihil..sampai sepuluh bulan saya tinggal disini tidak mengubah keadaan..dan selama kurun waktu yang sama pula saya tidak bisa tidur dengan bisingnya suara itu..akhirnya munculah kalimat itu, APa lagi yang harus kulakukan??apa mesti saya putusin semua kabel yang menghubungkan ke sound itu,,tapi itu hanya lintasan pikiran jahat yang tidak boleh kulakukan?....tuhan tolong aku..sampai tepat di hari ini dimana hari ini merupakan hari dimana saya sedang sangat mengalami rasa yang sudah begitu membuncah bagai bulatan bola salju yang menggelindding sampai membesar bulatannya yang berisi es yang di lewati setiap harinya..begitupun hati saya itulah gambaran yang kurasakan pada tetangga depan pintu kamarku bernama warnet…yang tanpa disangka saat pekanan pengajian kali ini tiba-tiba saja guru ngaji saya memberikan materi tentang “menghormati tetangga”..kok bisa??apa guru ngaji saya bisa baca pikiran saya atau gimana?padahal saya belum cerita kepada siapapun tentang perasaan saya hari ni..yah kudengarkan saja mbakku ini memberi materi sapaanku untuk guru spiritualku ini, mungkin sering kudapati materi tentang bagaimana seharusnya kita memuliakan tetangga, tapi entah kenapa materi ini seperti materi yang saat tepat aku butuhkan .sebuah materi yang sebenarnya ringan tapi mendalam.benar ternyata “ALLAH tidak memberi apa yang kamu minta tapi ALLAH memberi apa yang kamu butuhkan”  yang intinya bahwa yang harus kita lakukan kepada tetangga kita diantaranya : mengucapkan salam ketika bertemu, memberikan buah tangan ketika berpergian (kalo idak ada min kabar gembira), menjenguk ketika sakit, menolong dalam kesulitan dan lain-lain dan perintahberbuat baik pada tetangga ini ada dalam alquran qs annisa ayat 36.. sebenarnya  materi ini simple tapi kadang terlupakan..mungkin masalah yang terjadi padaku ini disebabkan aku belum begitu memuliakan tetangga, tapi tetangga warnet itu bicaranya kasar dan laki-laki semua membuat aku taku mengahmpirinya.. setelah materi selesai di paparkan ternyata guruku langsung menoleh ke arahku,, dan bicara”ada yang mau di didkusikan dek??apalagi anti yang punya masalah dengan tetanggamu itu?? Dan saya jwab” kok mbak tau? Guru: kan anti pernah cerita??,, baru kuingat ternyata aku pernah menceritakan ini pada murobbiku (sebutan untuk guru ngaji saya),..dan ya kuceritakan lah pada teman-teman sat\u lingkaran ilmu itu untuk ku meminta saran atau solusi yang bisa membantu permasalahanku tadi..dan akhirnya ku tampung semua saran yang diberikan oleh semua temanku dan murobbiku itu …hasilnya kita lihat nanti..yang jelas saya tidak boleh menyerah..dont give up…untuk mencoba berbagai cara sampai mungkin cara terakhir berpindah kosan lagi..




jalan gerlong girang no 45 di balik sebuah pc
7 januari 2011 jam 23.12